Type to search

Bunda Bekerja

Waspada, Ini 10 Tanda Day Care/ Tempat Penitipan Anak yang Buruk

Mengenali ciri- ciri Day Care yang buruk

Day Care atau tempat penitipan anak bisa dibilang merupakan salah satu kebutuhan rumah tangga yang cukup diperlukan di beberapa situasi mendesak. Misalnya saja saat Ayah dan Ibu sepakat untuk sama- sama bekerja demi memenuhi kebutuhan rumah tangga, maka Day Care dianggap sebagai salah satu solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah pengasuhan.

Day Care punya kaitan erat terhadap keamanan, dan kenyamanan buah hati. Sehingga untuk memilihnya pun, orangtua tidak boleh sembarangan. Setidaknya, orangtua perlu melakukan riset kecil- kecilan untuk memantapkan hati bahwa Day Care yang dipilih adalah salah satu opsi tempat penitipan anak yang baik.

 

10 Ciri- ciri Day Care yang Buruk untuk Anak

Untuk meredam kegalauan para Ayah dan Ibu dalam memilih tempat penitipan buah hati tercinta, artikel kali ini akan mengupas ciri- ciri tempat penitipan anak yang buruk. Dengan begitu, orangtua akan lebih berhati- hati dalam menjatuhkan pilihan Day Care untuk sang buah hati.

  1. Tempat Kurang Bersih dan Higienis

Kebersihan adalah salah satu faktor penting yang orangtua perhatikan dalam memilih Day Care. Sebagai contoh, coba cek kondisi kamar mandi di Day Care tersebut. Bagaimana dengan halaman depannya, apakah rumput terpotong rapi? Bagaimana dengan ruang bermain anak, apakah bersih atau banyak makanan berceceran di lantai? Jika kebersihan Day Care saja tidak meyakinkan, tentu sangat meragukan jika staff Day Care tersebut dapat menjaga anak- anak dengan aman dan sehat.

 

  1. Reputasi Meragukan

Coba lakukan survey kecil- kecilan pada ibu- ibu yang sudah menitipkan anak mereka di Day Care tersebut, atau orang- orang di sekitar tempat penitipan anak. Jika perlu, Ibu juga bisa berselancar di internet untuk mencari tahu review terhadap tempat penitipan anak tersebut. Jika sepertinya ada beberapa komentar yang aneh, cobalah mencari tempat referensi Day Care yang lainnya.

 

  1. Bingung Kurikulum

Saat orangtua memilih tempat penitipan anak yang juga berfungsi sebagai PAUD, maka penting orangtua untuk memperhatikan kurikulum yang diterapkan oleh Day Care tersebut. Apakah mereka mempunyai kurikulum yang jelas? Apakah program yang mereka informasikan benar- benar dijalankan atau hanya sekedar untuk pajangan yang menarik perhatian orangtua?

 

  1. Penerapan Peraturan

Day Care plus PAUD memang seharusnya menyenangkan dan tidak seserius sekolah pada umumnya. Meski begitu, anak tetap perlu diajarkan untuk mengikut peraturan. Staff dan guru juga perlu terlihat disiplin dan adil dalam menerapkan peraturan di sekolah. Hindari memilih Day Care plus PAUD yang tidak menerapkan aturan yang jelas dalam program- program mereka.

 

  1. Anak- anak di Day Care itu Sering Sakit atau Cedera

Karena sedang aktif- aktifnya, balita memang sering terjatuh dan mengalami memar- memarnya. Ia bisa terjatuh atau memar saat bermain di playground atau kejar- kejaran bersama temannya. Yang perlu orangtua curigai adalah ketiga luka gores atau memar ini sering dialami anak- anak di Day Care tersebut. Begitu juga jika anak sebentar- sebentar sakit sejak dititipkan di tempat tersebut. Bisa jadi, kebersihan dan kesehatan menjadi masalah serius di Day Care tersebut.

 

  1. Kurang Staff

Coba bandingkan berapa jumlah anak dan pengasuh yang tersedia di Day Care tersebut. Apakah jumlah tersebut cukup dan memadai? Tempat penitipan anak yang baik selayaknya mempunyai jumlah pengasuh yang cukup agar bisa menjaga semua anak di Day Care tersebut dengan baik.

 

  1. Keamanan yang Kurang

Karena Day Care adalah tempat dimana banyak balita berkumpul, maka keamanan adalah issue yang penting. Orangtua perlu memperhatikan standar keamanan yang diterapkan di tempat penitipan anak tersebut. Misalnya saja apakah kontak listrik berada di tempat yang aman dan tidak mudah dijangkau balita? Apakah mainan yang tersedia aman sesuai usia anak dan tidak ada ujung runcing yang membahayakan? Selain itu, Day Care harus mempunyai alat kebersihan yang memadai, pintu darurat, kotak P3K, serta daftar nomor darurat yang ditempelkan di tempat yang mudah untuk dilihat orangtua.

 

  1. Masalah Komunikasi

Karena menjadi wakil pengasuhan anak saat orangtua sedang bekerja, pengasuh atau guru perlu untuk membuka komunikasi tentang apa yang anak lakukan seharian, apakah ia nakal hari ini atau tidak. Staff di Day Care memang bukan hanya diharuskan ahli dalam menghadapi anak, namun juga luwes menjalin komunikasi dengan orangtua.

 

  1. Sikap Staff Tidak Menyenangkan

Bagaimana sikap staff saat orangtua menjemput buah hati mereka? Atau apakah orangtua pernah mendengar pengasuh atau guru berkata kasar pada anak- anak? Hal seperti ini juga perlu diperhatikan karena Day Care juga punya peranan penting dalam pertumbuhan anak. Day Care tentu harus memahami bahwa mereka punya peranan penting dalam penitipan anak.

 

  1. Anak Tidak Menyukai Tempat itu

Saat orangtua pamit dari mengantar anak ke Day Care, drama tangisan anak adalah hal yang lumrah terjadi, terutama di bulan- bulan pertama. Namun bila ini terjadi terus menerus, orangtua perlu waspada dan curiga. Perlahan- lahan tanyakan pada anak apa hal yang membuat dia merasa tidak nyaman dan tidak menyukai tempat penitipan anak tersebut. Apakah anak pernah mengalami perlakuan tidak menyenangkan atau ada kejadian yang membuatnya trauma?

 

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Bunda yang sedang berburu Day Care atau tempat penitipan anak. Selamat memilih!

  • Save
Tags:

You Might also Like

Share via
Copy link