Type to search

Tumbuh Kembang

Bunda Bisa Pratekkan, Cara Melatih Anak 3 Tahun Berani Tidur Sendiri

Cara Melatih anak usia 3 tahun berani tidur sendiri

Saat si kecil lahir, banyak orangtua yang memberikan box tempat tidur untuk sang buah hati. Namun tentu saja, penggunaan box ini akan berhenti seiring dengan bertambahnya usia buah hati.

Di usia balita dan tidak lagi tidur di dalam box tidur, si kecil biasanya akan terbiasa tidur dengan Ayah dan Ibu nya di satu tempat tidur yang sama. 

Melatih Anak Tidur Sendiri Bisa Dilakukan Sejak Usia Balita

Tidur bersama orangtua untuk anak anak mungkin adalah sesuatu yang wajar. Seiring berjalannya usia, mereka perlu anak- anak perlu berlatih untuk berani tidur sendiri. Untuk itu, penting bagi orangtua melatih keberanian anak tidur sendiri sejak usia balita.

Melatih anak tidur sendiri bisa kita mulai sedini mungkin, bahkan sejak usianya belum genap 2 tahun. Namun, jika dengan berbagai cara belum berhasil, Ayah Ibu bisa melatih ananda saat berusia 3 tahun dengan metode yang tepat

Cara Mengajarkan Anak Usia 3 Tahun untuk Berani Tidur Sendiri di Kamar

Anak bisa diajarkan untuk tidur sendiri atau bersama kakaknya jika ia masih merasa takut berada di kamar sendirian di malam hari.

Selanjutnya, Ayah Ibu bisa melatih anak 3 tahun tidur sendiri dengan 3 cara berikut ini. Kita simak sama- sama yuk, Ayah Ibu :

1. Awali dengan Latihan Tidur Siang

Melatih keberanian anak untuk tidur sendiri bisa orangtua mulai saat mengajaknya tidur siang. Cara ini cukup efektif untuk membantu anak terbiasa tertidur sendiri saat malam hari.

Ada beberapa hal penting yang Ayah Ibu lakukan untuk kesuksesan latihan ini, antara lain :

  • Lakukan kebiasaan saat akan tidur di malam hari, namun dalam versi yang lebih singkat. Misalnya seperti membaca dongeng di malam hari. Lakukan ini sampai anak merasa mengantuk dan terlelap secara perlahan.
  • Buatlah rangkaian kegiatan yang menyenangkan dan menarik perhatian anak. Misalnya dengan bermain peran dengan boneka kesayangannya. Si kecil bisa memainkan peran sebagai orangtua yang menidurkan anaknya dengan boneka tersebut. Dengan membuat kegiatan ini menyenangkan, anak pun akan senang untuk mengistirahatkan tubuhnya.
  • Praktekkan setidaknya beberapa kali seminggu. Semakin sering berlatih, maka hasilnya pun akan semakin baik. Untuk ibu bekerja yang tidak bisa mempraktekkan ini di hari kerja, melakukannya di setiap akhir pekan juga tidak masalah lho, Bun.
  • Berlatih beberapa jam menjelang waktu tidur. Hindari untuk buru- buru mencobanya saat jam tidur ya, Bun. Cobalah melakukannya beberapa kali sebelum waktu tidur anak. Dengan begitu, ada jeda untuk anak merasa lelah dan lebih cepat mengantuk.

2. Melakukan Simulasi Tidur Sendiri untuk Anak

Lakukan trik ini secara perlahan agar anak tidak kaget karena seakan didorong untuk tidur sendiri secara langsung.

Pertama, pastikan dulu berapa lama biasanya anak tertidur usai Bunda mematikan lampu kamar. Misalnya saat Bunda mematikan lampu pukul 20.00, kemudian anak tertidur di jam 20.15 malam.

Di jeda 15 menit sebelum anak tidur, Ibu bisa meminta izin anak keluar sebentar untuk istirahat sejenak, dan kembali lagi setelah beberapa saat. Latihan ini bi

Tips dalam melakukan langkah kedua ini adalah :

  • Beri tahu anak bahwa anak sedang berlatih untuk menjadi pribadi mandiri dengan memulai tidur sendiri. Lakukan latihan ini sebanyak dua kali sehari.
  • Buatlah rutinitas sebelum tidur yang membuat anak merasa tenang. Misalnya dengan mengucapkan, “Waktunya tidur sayang, selamat malam anak Bunda yang cantik, Bunda sayang adek.” Sambil mengusap dahinya dan diam sejenak di kamar.
  • Sebelum anak memejamkan mata, Bunda bisa meninggalkan kamarnya sebentar untuk istirahat mengambil minum atau hal lain. Pastikan Bunda berjanji pada si kecil untuk kembali lagi.
  • Setelah beberapa menit, Bunda kembali lagi ke kamar. Berikan pujian sederhana pada buah hati bahwa ia sudah berhasil tinggal di tempat tidurnya sendiri dengan berani selama beberapa saat.
  • Mama bisa tinggal sedikit lebih lama sampai anak benar- benar terlelap.

Lakukan hal yang sama di malam- malam selanjutnya. Beri tambahan waktu sedikit lebih lama saat akan meninggalkannya. Tujuannya agar ia bisa tertidur sendiri saat ia ditinggal sebentar. Namun, Bunda harus tetap menepati janji untuk kembali ke kamarnya dan memberikan ciuman selamat malam.

3. Latihan “Excuse-Me” (Permisi)

Cara Melatih anak usia 3 tahun berani tidur sendiri

Dalam latihan Excuse Me ini, Bunda akan mencoba cara berbeda yang melibatkan istirahat singkat seperti sebelumnya. Cara ini punya tingkat keberhaslan yang baik untuk anak- anak yang mudah menangis, menjerit, atau bangun saat Ibu nya pergi keluar sebentar.

Usahakan Ibu mencoba latihan ini setidaknya dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari.

Berikut adalah cara- cara yang bisa Ibu lakukan untuk mencoba latihan ini :

  • Buat rutinitas waktu tidur dengan mengucapkan kalimat selamat malam atau selamat tidur seperti poin 2.
  • Setelah lampu padam, lakukan latihan permisi untuk meminta izin keluar sebentar pada anak. Contohnya, “Bunda izin permisi sebentar untuk cek apakah lampu depan masih menyala atau tidak ya, Dek? Takutnya masih menyala. Hanya sebentar, nggak lama kok.”
  • Ibu tetap di luar selama 1-2 menit. Kemudian ke,bali lagi ke kamar dan memberi pujian tulus pada anak, “Wahhh… anak Bunda hebat kan ini, bisa Bunda tinggal sebentar tanpa menangis.”
  • Beberapa saat, Bunda bisa keluar lagi dengan jeda yang lebih singkat.
  • Lakukan ini selama beberapa kali di malam pertama latihan. Di malam- malam selanjutnya, tingkatkan waktu Bunda berada di luar secara bertahap.

Ini sedikit lebih lama dari dua cara sebelumnya, namun akan membantu anak untuk belajar mulai tertidur tanpa ibunya di sampingnya. Jika buah hati berhasil melakukannya selama seminggu, artinya misi ini berhasil!

Nah, itulah tips ampuh yang bisa ibu terapkan untuk melatih anak belajar tidur sendiri, Ayah Bunda. Setiap anak mungkin mempunyai progres waktu yang berbeda- beda. Tidak masalah, yang penting Ayah Ibu tetap melatih anak- anak dengan penuh kesabaran dan konsistensi.

Selamat mencoba!

Tags: