Type to search

Bayi

Ibu Perlu Tahu, Berikut 5 Cara Mengetahui Resiko Alergi pada Bayi

Mengetahui gejala alergi bayi

Saat bayi menunjukan reaksi alergi tertentu, rasa panik seringkali tidak bisa untuk dihindari. Terlebih jika ibu tidak menyadari dengan betul apa penyebab alergi tersebut dan bagaimana cara mengatasinya.

Nah di artikel kali ini, ParentingCenter.id akan mengulas beberapa cara untuk mengetahui resiko alergi pada bayi.

1. Kenali Gejala Alergi pada Bayi

Alergi yang terjadi pada bayi dan balita sering ditemui dalam bentuk dermatitis atopik (eksim) atau alergi terhadap makanan.

Dermatitis Atopik (Eksim)

Dermatitis atopik atau eksim kerap ditandai dengan rasa gatal yang tak tertahankan. Saat digaruk, alergi ini akan menyebabkan ruam berwarna kemerahan dan kecil. Ruam ini juga terkadang mempunyai lepuhan kecil dan dapat mengelupas dari waktu ke waktu.

Di masa balita, ruam ini kerap muncul di beberapa bagian, seperti area wajah terutama pipi, dada, kepala bagian belakang, lengan, kaki, dan badan.

Ruam juga kerap muncul di area yang bersentuhan langsung dengan popok atau disebut ruam popok.

Alergi Makanan

Heidi Renner, MD, asisten profesor sekaligus spesialis anak dan penyakit dalam di Loyola University Medical Center Chicago menyebut bahwa gejala alergi makanan bisa terlihat pada anak sejak mereka mengkonsumsi makanan pendamping ASI.

Makanan yang kerap memicu alergi pada bayi antara lain susu, telur, ikan dan kerang, kacang- kacangan, serta kedelai dan gandum.

Sedangkan alergi susu sapi biasanya mulai muncul saat bayi diberikan susu formula karena sekitar 80 persen kandungan susu formula adalah susu sapi.

Beberapa gejala yang kerap muncul saat bayi alergi makanan antara lain ruam kulit, gatal- gatal, kesulitan bernafas, gangguan pencernaan, hingga hidung tersumbat.

Salah satu penyebab alergi muncul pada anak adalah sistem kekebalan tubuh yang belum matang. Saat imunitas mereka sudah terbentuk dan menjadi lebih kuat, alergi terhadap beberapa jenis makanan ini cenderung menghilang dengan sendirinya.

2. Menghindari  Makanan Tertentu dari MPASI

Untuk mengetahui resiko alergi pada si kecil, Ibu dapat mencoba memberikan beberapa makanan pemicu alergi tertentu pada si kecil secara bergantian, dan memperhatikan reaksi yang timbul.

Jika makanan ini menimbulkan alergi, hindari memberikan makanan ini ke dalam menu MPASI buah hati. Dengan cara ini ibu akan mengetahui apakah si kecil alergi pada makanan dan jenis makanan apa saja yang membuatnya alergi.

3.Ketahui Riwayat Alergi dalam Keluarga

Untuk mengetahui resiko alergi pada bayi, Ibu juga bisa mencari tahu dari riwayat alergi keluarga. Misalnya, apakah ibu, ayah atau anggota keluarga lainnya juga mempunyai alergi tertentu.

Ada kemungkinan anak mewarisi alergi serupa. Jadi jika salah satu anggota keluarga mempunyai riwayat alergi tertentu, Ibu sebaiknya waspada bila alergi tersebut juga terjadi pada anak.

4. Lakukan Pemeriksaan Fisik dan Kondisi Kulit

Saat anak terindikasi alergi tertentu, maka langkah selanjutnya adalah orangtua menghubungi dokter anak untuk memastikan resiko alergi tersebut. Jika dokter melihat adanya gejala alergi, maka dokter mungkin akan memberi rujukan ke spesialis alergi.

Selanjutnya, dokter spesialis akan melakukan beberapa tes untuk mengetahui secara pasti alergen yang terjadi pada bayi. Jika bayi mengalami alergi terhadap suatu zat, maka area bersentuhan dengan alergen tersebut akan menunjukkan reaksi tertentu seperti gigitan nyamuk.

5. Melakukan Tes Darah pada si Kecil

Tes darah dilakukan untuk mengukur kadar antibodi IgE (alergi) dalam darah anak. Namun, tes ini sendiri dinilai tidak memberikan hasil seakurat tes kulit. Sehingga jika tes darah menunjukkan alergi, maka ibu disarankan untuk melakukan tes kulit sebagai langkah lanjutan.

Ahli alergi anak dari Seattle, Frank S. Virant, menyebut bahwa alergi pada anak sangat mungkin berubah seiring pertambahan usia anak. Saat bayi terdeteksi negatif pada tes darah dan kulit, namun menunjukkan gejala alergi, maka orangtua sebaiknya melakukan tes ulang dalam waktu 6 atau 12 bulan kemudian.

Itulah beberapa cara untuk mengetahui gejala alergi pada buah hati. Dengan mengetahui lebih awal, maka ibu bisa membantu buah hati untuk terhindar dari reaksi alergi tersebut.

Selamat mencoba!

Tags: