Type to search

Kesehatan

Waspadai Pneumonia dari Virus Corona, Kenali Gejala & Cara Mencegahnya

Cara mencegah virus corona

Kehebohan virus corona membuat banyak orang was- was dengan kesehatan mereka. Wabah virus ini telah menyebabkan ratusan orang di Asia Tenggara mengalami penyakit pneumonia.

Pneumonia ini sendiri merupakan infeksi atau peradangan akut yang menyerang jaringan paru- paru yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, dan parasit yang masuk ke dalam tubuh. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri streptococcus, staphylococcus, dan lagionella.

Yang unik, penyebab terjadinya wabah di Asia saat ini bukanlah virus yang biasa ditemukan pada seseorang saat mengidap pneumonia. Wabah ini terjadi karena virus corona atau novel Coronavirus (nCov).

Diketahui virus ini juga merupakan penyebab munculnya penyakit SARS (Severe Acute Respiratory Infection) dan MERS (Middle East Respiratory Syndrome) yang menyerang ribuan orang di dunia.

Dalam pernyataan pers, dr. Feni Fitriani, Sp. P (K), M.Pd.Ked,  dokter spesialis paru dan pernapasan konsultan paru kerja dan lingkungan yang berpraktik di RS Pondok Indah, Bintaro Jaya mengungkap tentang infeksi dan gejala pneumonia akibat virus corona ini dan cara mencegahnya.

1. Gejala Pneumonia & Virus Corona

Gejala yang disebabkan oleh virus pneumonia dan corona mempunyai cukup banyak kesamaan. Pasien disarankan untuk segera berobat agar dapat mencegah terjadinya penularan virus terhadap orang lain.

Gejala pneumonia antara lain :

  • Sesak nafas disertai lesu
  • Demam yang disertai dengan gejala batuk kering dan pilek
  • Mengalami infeksi saluran pernafasan yang cukup parah

Perlu kewaspadaan tinggi jika seseorang dalam beberapa waktu ini pernah :

  • Mengunjungi atau tinggal di negara- negara yang terjangkit virus ini 
  • Melakukan kontak fisik dengan penderita
  • Berkomunikasi dengan seseorang yang positif terinfeksi nCOV 
  • Pernah datang ke pasar hewan di negara terjangkit

2. Cara Mencegah Pneumonia

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menghimbau masyarakat agar menjaga kesehatan tubuh mereka dengan mengonsumsi makanan kaya akan serat dan vitamin, menggunakan masker saat beraktifitas di luar ruangan, rajin mencuci tangan dan istirahat cukup.

Saat ini sudah ada beberapa vaksin yang bisa mencegah pneumonia, seperti vaksin pneumokokus (PCV atau PPSV23), dan vaksin Hib. Namun sayangnya, belum ada vaksin khusus untuk mencegah virus corona yang sedang mewabah.

Salah satu penyebabnya adalah karena pneumonia saat ini disebabkan oleh virus corona jenis baru. Sehingga memang belum ada antisipasi atau langkah pencegahan yang direncanakan sebelumnya.

Namun tentu saja ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk menghindari penularan virus corona, yaitu :

  • Menghindari area terjangkit virus corona
  • Tetap waspada bila mengalami gejala demam, batuk, atau kesulitan bernafas
  • Perhatikan higienitas dengan rajin mencuci tangan, terutama sebelum memegang mulut, hidung, dan mata, terutama setelah bersentuhan dengan fasilitas umum
  • Disarankan mencuci tangan dengan air dan sabun cair selama 20 detik, lalu keringkan dengan handuk atau tissue


Jika gejala mencurigakan semakin dirasakan, misalnya kesulitan bernafas semakin parah, gunakanlah masker dan segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat.

3. Jika Sudah Terlanjur Pergi ke Negara Terjangkit, Apa yang Harus Dilakukan?

Jika sudah terlanjur mengunjungi negara yang terjangkit virus corona, berikut ini adalah beberapa langkah pencegahan yang masih bisa dicoba :

  • Hindari menyentuh hewan terutama burung
  • Hindari mengunjungi pasar basah, pasar hewan hidup, dan peternakan
  • Hindari kontak langsung dengan orang yang mempunyai gejala infeksi saluran pernafasan
  • Patuhi petunjuk keamanan dan kebersihan

Jika di negara terjangkit mulai merasa gejala seperti demam atau batuk, cobalah untuk mencari masker dan segera berkunjung ke layanan kesehatan.

Usai kembali dari negara terjangkit, pastikan tetap menggunakan masker dan berkonsultasi ke dokter bila masih merasakan demam atau gejala lain, serta informasikan pada dokter riwayat perjalanan Anda di negara terjangkit.

Saat ini memang virus Corona belum ditemukan obat pastinya. Namun dengan menjaga daya tahan tubuh dan menjaga pola hidup sehat, kita bisa mencegah penularan penyakit ini pada diri sendiri dan orang- orang di sekitar kita.

Tags: