Type to search

Tumbuh Kembang

5 Hal yang Menyebabkan Anak Sulit Tidur di Malam Hari dan Cara Mengatasinya

Penyebab dan Cara Mengatasi Anak sulit tidur di malam hari

Ada beberapa anak yang kadang sulit tidur di malam hari. Padahal, tidur malam tepat waktu sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Semakin larut mereka tidur, maka semakin berkurang waktu istirahat mereka.

Menurut penelitian oleh Early Child Care and Youth Development di Inggris, waktu tidur yang ideal untuk anak adalah sekitar pukul 9 malam.

Anak- anak yang tidur tepat waktu pukul 8 malam cenderung terhindar dari masalah obesitas dan masalah konsentrasi belajar. Sebaliknya, kelompok anak yang kerap tidur larut punya resiko obesitas yang lebih tinggi dan kesulitan berkonsentrasi saat belajar.

Penyebab dan Tips Mengatasi Anak Sulit Tidur di Malam Hari

Namun, bagaimana jika buah hati sulit sekali untuk diajak tidur malam tepat waktu? Berikut adalah beberapa penyebab yang menjadi pemicu masalah ini :

1. Terlalu Lelah Membuat Anak Sulit Tidur

Tidak jarang orangtua berharap kalau anak mereka sudah terlalu lelah, maka akan semakin mudah untuk tertidur lelap sampai pagi hari. Tapi malah sering terjadi kebalikannya ya, Bunda?

Saat anak terlalu lelah, mereka justru sering sulit tidur dan lebih rewel dari biasanya. Ini terjadi karena adrenalin mereka masih bekerja dan harus diturunkan agar anak bisa rileks dan tidur.

Beberapa tips yang bisa Ayah Ibu coba misalnya memberikan suasana kamar yang temaram dan nyaman. Ibu juga bisa mengoleskan minyak esensial lavender dan memberi pijatan lembut agar mereka bisa lebih mudah tertidur.

2. Anak yang Kurang Aktif Cenderung Sulit Tidur

Selain itu, anak yang kurang aktif atau kurang bergerak juga cenderung sulit tidur. Ini karena energi yang mereka miliki masih utuh dan belum terbuang. Jadi akan lebih sulit untuk membuat mereka tidur.

Jika seperti ini, Bunda sebaiknya menguras energi mereka sampai mereka terlihat sedikit lelah. Untuk mensiasati ini, Ibu bisa memperbanyak kegiatan fisik seharian agar saat malam, mereka sudah lelap dan siap tidur.

Selain itu, agar sesi tidur lancar, pastikan Bunda juga memenuhi asupan pengeluaran energi si kecil. Saat tenaga berhasil tersalurkan, menjalankan sesi tidur lebih mudah dan singkat.

3. Salah Jam Tidur juga Bisa Pengaruhi Waktu Tidur Anak

Tahukah Bunda, setiap orang mempunyai jam biologis masing- masing. Sama halnya dengan anak.

Saat Bunda tidak peka dengan jam tidur buah hati, mereka juga akan sulit diajak tidur pada malam hari.

Contohnya saat anak tidur siang dan baru bangun di jam 5 sore. Tentu akan sulit untuk mengajaknya tidur jam 7 malam, karena mereka masih bersemangat dan segar.

Agar tidak salah jam tidur, Bunda perlu memperhatikan kembali jadwal tidur buah hati. Kondisikan lah jam tidur siang anak agar tidak sampai mengganggu jam tidur malam mereka.

4. Mengalami Mimpi Buruk Bisa Membuat Anak Justru Ketakutan untuk Tidur

Anak- anak juga bisa mengalami mimpi buruk saat mereka tidur. Saat mereka mengalaminya, kemungkinan mereka akan takut untuk terlelap kembali.

Saat ini terjadi, jangan heran jika buah hati menolak tidur tanpa alasan jelas. Pemicunya adalah mimpi buruk yang mereka alami sebelumnya. Untuk menyiasati nya, Bunda bisa menjelaskan tentang mimpi buruk tersebut dan meyakinkan si kecil bahwa anak berada di tempat yang aman.

Tidak masalah juga untuk menemani si kecil satu malam untuk meyakinkan mereka bahwa mereka akan aman dan tetap nyaman meski mengalami mimpi buruk lagi. Ajarkan juga buah hati untuk membaca doa agar terhindar dari mimpi buruk.

Jika mimpi buruk anak sering berulang dan membuat anak trauma, Bunda juga bisa meminta bantuan profesional untuk mengatasi masalah ini.

5. Screen Time Sebelum Tidur

Menonton televisi atau bermain gadget sebelum tidur bisa membuat anak- anak kesulitan untuk tidur. Mereka cenderung gelisah dan ingin terus bersama tontonannya.

Akibatnya, meskipun sudah sangat mengantuk, mereka menahannya agar bisa terus menonton. Jika ini sering terjadi, Bunda sebaiknya mencegah screen time sebelum si kecil tidur.

Atur jadwal screen time anak agar menjadi lebih sore. Selain itu, biasakan anak untuk menikmati screen time dengan batasan waktu tertentu. Saat waktu screen time habis, artinya anak sudah harus menyudahi screen time nya.

Selanjutnya, di malam hari anak bisa melakukan kegiatan lain sebelum tidur. Kegiatan ini tentunya adalah yang tenang dan mudah untuk dilakukan. Salah satu contohnya adalah kegiatan membaca dongeng bersama anak.Ayah Bunda, itulah deretan penyebab dan cara mengatasi anak yang sulit tidur di malam hari.

Dengan mengenali penyebab mereka sulit tidur, AYah Bunda dapat menerapkan solusi yang sesuai di masing- masing poin yang ParentingCenter.id jelaskan di atas.

Selamat mencoba ya, Ayah Bunda! 🙂

Tags: