Type to search

Good Parenting

8 Hal Bijak yang Bisa Orangtua Terapkan Agar Anak Tak Kecanduan Gadget

Tips menghindari anak kecanduan gadget

Dalam parenting, gadget masih menjadi pro dan kontra. Tidak masalah sebenarnya saat orangtua bisa mengenalkan gadget pada anak di usia yang tepat dan bisa mengontrol penggunaannya dengan baik.

Yang sering menjadi masalah, saat mengenalkan gadget kepada anak, banyak orangtua yang belum mempersiapkan aturan yang jelas kepada anak. Yang penting anak tenang dan tidak merengek. Nah, Ayah Ibu, disinilah awal mula masalah gadget pada anak dimulai.

Bersikap Bijak agar Anak Tak Kecanduan Gadget

Biar bagaimanapun, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Saat anak sudah cukup umur untuk menggunakan gadget, penting sekali menerapkan kebijakan agar anak tidak sampai kecanduan terhadap gadget.

Bagaimana caranya? Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa orangtua terapkan dalam keluarga :

1. Quality Time Beberapa Jam dengan Anak Tanpa Gadget

Apa yang dilakukan oleh orangtua akan menjadi contoh termudah yang anak praktekkan. Termasuk dalam hal penggunaan gadget. Agar gadget tidak menjadi candu untuk anak, biasakan untuk menikmati quality time 1-3 jam sehari di rumah untuk berinteraksi tanpa gadget. Quality time ini dapat dilakukan di saat anak selesai belajar, makan malam, atau menjelang tidur. Selain membantu mengurangi durasi anak bermain gadget, kegiatan ini juga meningkatkan komunikasi antara anak dan orangtua.

2. Mengatur Rutinitas Buah Hati

Saat mengenalkan gadget ke anak, kenalkan juga peraturan untuk diterapkan dalam kesehariannya. Salah satunya adalah dengan mengatur kebiasaan anak agar tidak hanya terfokus pada gadget saja. Orangtua dapat membantu anak dalam menjalankan aktifitas di luar bermain gadget, seperti bermain alat musik, membaca, atau sekedar berkebun di pekarangan rumah.

3. Batasi Penggunaan Gadget

Salah satu poin pentingnya adalah memberikan batasan penggunaan gadget pada anak- anak agar tidak lupa waktu. Orangtua dapat memberi anak kesempatan bermain handphone atau game pada jam atau hari tertentu saja, dan memberikan durasi maksimal pemakaian gadget dalam sehari.

4. Jangan Memberi Kemudahan Akses pada Gadget

Setelah memberikan batasan waktu penggunaan gadget, maka yang dapat orangtua lakukan selanjutnya adalah membatasi akses gadget anak. Cobalah untuk menjauhkan gadget dari jangkauan anak- anak. Hal ini akan membentuk mereka untuk terlatih melakukan aktifitas mereka tanpa menggunakan gadget. Akses yang tidak mudah juga membantu anak untuk menjaga kesehatan matanya karena minimnya screen time yang lebih minim.

10 Bahaya Gadget untuk Anak di Bawah Usia 12 Tahun
  • Save

5. Ajak Anak Terlibat Permainan Kreatif

Ada banyak kegiatan menyenangkan yang bisa dilakukan orangtua dan anak di dalam ruangan rumah. Salah satunya adalah permainan bertukar peran. Ajak mereka untuk terlibat dalam sebuah drama atau sandiwara dengan berbagai peran. Selain meningkatkan bonding dengan orangtua, aktifitas ini juga dapat meningkatkan kreatifitas dan daya imajinasi buah hati tercinta lho, Yah Bun 🙂

6. Aktifitas di Luar Ruangan

Gadget sering membuat anak menjadi kurang bersosialisasi dengan lingkungan di luar rumah. Padahal, aktifitas di luar rumah mempunyai banyak manfaat untuk tumbuh kembang anak. Dengan bermain di luar ruangan, anak akan berinteraksi dengan banyak orang dan mengeksplorasi banyak hal baru. Kegiatan ini akan membantu anak meningkatkan kemampuan sosialnya sekaligus menjadi lebih berani dan percaya diri.

7. Ajak Anak Melakukan Aktifitas yang Meningkatkan Motorik

Saat bermain gadget atau menonton TV, anak cenderung menjadi pasif dan tidak terlatih ketangkasannya. Untuk, peran orangtua adalah mengajak anak untuk melakukan aktifitas yang dapat meningkatkan motorik anak, baik motorik halus atau pun motorik kasar. Saat motorik anak terasah dengan baik, maka tumbuh kembang anak pun akan menjadi lebih optimal.

8. Ajak Anak Bermain Bersama Temannya Tanpa Gadget

Salah satu pemandangan menyedihkan masa kini adalah saat anak- anak balita bermain dengan teman sebayanya dengan gadget di tangan. Alangkah lebih baik jika orangtua mendorong anak untuk tidak terikat dengan gadget saat berinteraksi dengan teman- teman sebayanya atau orang di sekitarnya. Selain membantu anak untuk terhindar dari kecanduan gadget, hal ini juga membantu anak untuk mengembangkan skill mereka dalam bersosialisasi.

Kesimpulan

Pada akhirnya, mencegah anak bermain gadget memang bukan hal mudah. Namun jika orangtua berani mengambil peran aktif dalam kebijakan anak bermain gadget, maka hal ini bisa membantu anak untuk terhindar dari kecanduan gadget. 

  • Save
Share via
Copy link