Type to search

Parenting Story

Efek Negatif Jika Terlalu Sering Mengajak Anak ke Mall

Efek Negatif Jika Terlalu Sering Mengajak Anak ke Mall

Untuk meningkatkan bonding dengan buah hati, quality time memang sangat diperlukan. Biasanya Ayah dan Ibu menikmati quality time bersama buah hati tercinta dengan berbagai cara. Mulai dari jalan- jalan ke taman kota, mengunjungi wahana bermain, atau malah memilih jalan- jalan di mall.

Nah, jalan- jalan di mall ini biasaya paling sering dilakukan karena dianggap paling mudah dan menyenangkan. Selain bisa bermain, Ayah dan Ibu bisa sekalian berbelanja dan menikmati kuliner favorit di tenant- tenant yang tersedia di mall. Seru ya?

Namun ternyata, terlalu sering mengajak anak ke mall dapat menimbulkan efek negatif lho, Ayah Bunda. Berikut ini adalah beberapa efek negatif jika orangtua sering mengajak buah hati tercinta ke mall :

1. Konsumtif

Saat berada di mall, biasanya aktifitas yang dilakukan tidak jauh- jauh dari menambah pengeluaran. Mulai dari beli tiket masuk wahan permainan, membeli makanan dan minuman dengan harga mahal, berbelanja, atau bahkan tergiur barang diskon yang tidak direncanakan.

Jika kegiatan di mall ini dilakukan minimal seminggu sekali saja, maka lama- lama ini akan menjadi sebuah gaya hidup. Anak- anak kemudian akan menagih untuk diajak ke mall lagi setiap akhir pekan. Jika orangtua tidak melakukan pencegahan dan hanya menuruti si kecil, kebiasaan ini berpotensi terbawa hingga mereka dewasa dan mendorong mereka untuk mempunyai perilaku konsumtif yang berlebihan.

2. Gaya Hidup Mewah

Saat bepergian ke mall, kita nyaris tidak mendapati pengunjung yang berpakaian jelek. Semua terlihat menarik, rapi, dan nyaris sempurna. Belum lagi para pengunjung disana kerap masuk ke tenant kuliner lalu memesan seporsi minuman dan camilan yang harganya cenderung tidak murah.

Sadar atau tidak, aktifitas ini termasuk ke dalam kategori gaya hidup mewah ya, Ayah Bunda. Awalnya mungkin si kecil hanya akan memperhatikan saja. Namun orangtua wajib waspada karena hal seperti ini dapat dengan mudah tertanam di pikiran mereka dan terbawa hingga dewasa nanti.

3. Anak Sulit Bersosialisasi

Sering membawa anak ke mall juga dapat mendorong anak menjadi sosok yang sulit untuk bersosialisasi. Mengapa begitu? Meskipun di mall sendiri ada banyak sekali orang, namun di tempat ini hanya ada sedikit sekali interaksi.

Berbeda jika orangtua membawa anak ke teman yang jauh lebih banyak teman sebaya, terutama di lingkungan yang anak mudah kenali. Tidak perlu jauh- jauh, bahkan bermain di sekitaran rumah bersama para tetangga saja sudah cukup membantu anak untuk mudah berinteraksi dengan lingkungan sosialnya.

4. Potensi Sumber Penyakit

Sering mengajak anak untuk berada di mall juga bisa meningkatkan resiko kesehatan pada anak. Hal ini terjadi lantaran udara di dalam mall yang kurang sehat dan tidak sesegar taman bermain yang ditumbuhi banyak pepohononan. Memang yang terasa memang sejuk, namun ini terjadi karena udara dari AC, bukan oksigen.

Selain itu, rata- rata makanan dan minuman yagn tersedia di mall didominasi oleh makanan cepat saji. Rasanya memang sudah pasti menggiurkan, namun tidak baik untuk tumbuh kembang anak.

Dan yang terakhir, gangguan kesehatan lainnya yang mungkin terjadi adalah gangguan pendengaran. Hal ini bisa terjadi karena adanya perpaduan suara pengunjung dan music yang keduanya kerap mempunyai intensitas yang cukup tinggi atau kerap disebut polusi udara.

5. Pemandangan yang Tidak Sesuai Usia

Point terakhir, dalam parenting, tentu kita membiasakan diri untuk menjauhkan buah hati dari tontonan yang tidak cocok dengan usianya. Untuk hal ini, sangat disarankan orangtua tidak terlalu sering mengajak anak untuk berjalan- jalan di mall. Mengapa?

Tentunya Ayah Ibu kerap memperhatikan bahwa di mall kerap sekali ada pasangan muda mudi yang berjalan bergandengan tangan dan saling merangkul. Bahkan, tidak jarang ada juga yang berani menunjukkan lebih banyak kemesraan.

Untuk anak- anak, tentu hal ini bisa menjadi contoh yang tidak baik. Salah satu efeknya adalah membuat mereka untuk menjadi lebih dewasa sebelum waktunya. Sangat disayangkan jika hal- hal yang dilihat ini terbawa ke pikiran anak ya, Ayah Bunda?

Kabar baiknya, tidak sedikit alternatif tempat jalan- jalan yang bisa orangtua gunakan menikmati quality time bersama buah hati tercinta. Coba deh ajak anak berjalan- jalan ke taman terdekat atau ke kebun binatang. Selain menikmati udara segar, ada banyak hal yang bisa anak nikmati untuk meningkatkan kemampuan eksplorasinya.


Comments

comments

Tags:

You Might also Like